Selasa, 07 Juli 2015

#EduGreen Ranitya Nurlita - Grand Finalist HiLo Green Ambassador 2013


Lita dalam 5 kata...
"Honesty (Sincere, truthful), Adventure (Challenge, risk-taking, testing limits), Achievement (successful completion of visible tasks or projects), Creativity (Finding new ways to do things, innovative), and Appearance (Looking good, dressing well, keeping fit). 5 kata itu yang saya dapatkan saat saya mengikuti pelatihan kepemimpinan Mei-Juni 2014 lalu dalam program YSEALI (Young Southeast Asian Leaders Initiative)/ SUSI (Study of the U.S Institute) di Amerika. 5 kata tersebut yang selalu saya lakukan selama ini  (Always Valued). Dalam kata lain, 5 kata tersebut yang mencerminkan diri saya. Yang saya utamakan dan junjung tinggi yaitu Kejujuran yang berarti apa adanya dan tanpa mengada-ada."

Setelah sekian lama vakum menulis #EduGreen interview, kali ini saya akan menampilkan salah satu sosok wanita inspirasional di antara para Grand Finalist HiLo Green Ambassador, wanita berhijab yang mewakili DKI Jakarta di HGA 2013 ini memiliki nama lengkap Ranitya Nurlita yang akrab disapa Lita. Jika kalian melihat sosial media yang Lita miliki, kalian pasti akan sangat kagum dengan sosoknya yang merupakan juara proyek kebun raya mini bersama Kompas Muda dan Green Living Youth Competition ini, pasalnya di sosial medianya ia sering memposting pengalamannya berada dibeberapa negara dalam rangka menjadi salah satu perwakilan anak muda Indonesia dalam suatu konferensi atau pertemuan International. Lita juga saat ini mengamban amanah menjadi Ketua HiLo Green Community (HGC) secara nasional periode 2015-2016 bersama wakilnya yaitu Rifqi Tri Harjo dan Sekretarisnya Ria Kemala Dewi. Sejalan dengan program lingkungan yang Lita inisiasi setahun ini "ASEAN REUSABLE BAG CAMPAIGN" yang merupakan sebuah gerakan membiasakan masyarakat mengurangi penggunaan kantong plastik dan beralih menggunakan reusable bag sendiri guna menyuarakan isu lingkungan sampah plastik yang kini semakin memprihatinkan (selengkapnya klik disini), jalinan kerja sama HGC disetiap kota akan semakin mengoptimalkan kampanye ini. Interview saya berikut ini sebenarnya saya lakukan beberapa bulan yang lalu tetapi baru sempat saya posting, yuk disimak !


Aktivitas saat ini...
Aktivitas saya sekarang yaitu menghadapi tingkat akhir mahasiswa yang bahasa kerennya “Skripsi”, saat ini saya juga mengembangkan komunitas HiLo Green Community bersama para penggiat lingkungan yang lainnya dan juga mengembangkan beberapa project tentang lingkungan dan pendidikan (edukasi) di masyarakat. Selain itu saya juga menjadi Founder of the "FISH.CO" Project, Project Leader of ASEAN Reusable Bag Campaign, dan Jakarta Coordinator Batik Girl Project.

Green Act...
Jika saya bercerita tentang lingkungan akan sangat  panjang dan kompleks. Namun saya akan mencoba membedah satu demi satu apa sebenarnya “Green Acts”.
2011 Berawal menjadi seorang  volunteer hijau di kampus (IPB-Institut Pertanian Bogor) dengan mengikuti kegiatan yang bernama IPB Green Living Movement, jadilah saya mahasiswa baru yang tergolong nekad untuk mengajak masyarakat dengan gaya hidup ramah lingkungan. Program unggulan kami bersama teman-teman saat itu bernama “Warungers” mengajak para masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik di warung sekitar kampus dengan beberapa aksi seperti campaign, pemberian sticker himbauan, dan lain sebagiannya. Alhasil,  program itu mendapat penghargaan Juara 1 Tingkat Nasional dalam kompetisi Kompas Kampus “Green Living and Youth Creativity Competition” Kompas dan Tupperware. Pada tahun 2011 saya juga mengikuti berbagai kegiatan lingkungan seperti Youth for Climate Camp yang diadakan oleh Dewan Nasional Perubahan Iklim. 
2012 Sejak menjadi volunteer hijau di kampus, saya  mencoba hal yang baru dengan mengikuti Komunitas Volunteer Kompas MuDA di Jakarta dan saya menjadi bagian dari Volunteer Batch 5. Program unggulan kami saat itu bernama “Kebun Khatulistiwa” yang bertempat di  SoU (School of Universe) Parung Bogor. Hampir tiap minggu bolak-balik dari  Kampus-Parung dengan jarak tempuh sekitar 1,5 jam  naik motor. Semuanya harus dilakukan tanpa  pamrih agar  hasil maksimal. Alhasil, program “Kebun Khatulistiwa” kami mendapat Juara 1 Tingkat Nasional Kompas MuDA. Selain aktif di Kompas MuDA, saya saat itu juga bergabung di Kementerian Lingkungan Hidup BEM KM IPB 2012. Berbagai kegiatan lingkungan saat itu dilakukan saat saya bergabung di  BEM KM IPB seperti IPB Green Festival, Pejuang Lingkungan, KS Beriman IPB, Bina Desa FPIK, Bara Improvement Project, dan sebagainya. Selain di BEM KM IPB, saat itu saya juga semi-aktif di UKM Keilmiahan IPB (FORCES). Seperti tahu sebelumnya yaitu tahun 2011, kami menyelenggarakan lagi event yang bernama IPB Green Living Movement 2 dengan program yang hampir sama dan mendapat juara 2 tingkat Nasional. Juara 2 tingkat Nasional itu membawa saya bersama tim menjadi Mahasiswa Berprestasi Bidang Minat Bakat Lingkungan IPB tahun 2012.
Pada tahun 2013, saya, teman-teman penggiat lingkungan di IPB, dan pejuang lingkungan bergabung dengan membuat UKM Agreemove (Agricultural Student Green Movement) di IPB. Saat itu kami menyelenggarakan event IPB Green Living Movement ke 3 dibawah naungan UKM ini. Selain itu saya bersama tim juga mengikuti kompetisi PKM dari DIKTI dengan Bidang Karsa Cipta dengan membuat Simulator Pencemaran Perairan. Bulan April 2013 saya ke Bangladesh untuk mengikuti konferensi Lingkungan “International Youth Environment Meet” di Dhaka. Dari berbagai aktivitas lingkungan saya diatas membawa saya menjadi Grand Finalist HiLo Green Ambassador 2013 mewakili DKI Jakarta 1. Bisa dibilang “Perjuangan tidak semudah seperti membalikkan tangan”. Sedikit cerita dan motivasi saya saat mengikuti audisi HGA 2013, saya berniat mengikuti HGA karena ingin membuktikan tidak hanya  ahli pageant yang bisa mengikuti ajang seperti ini. Bagaimana untuk wadah para aktivis lingkungan? Yang tidak bisa jalan di catwalk seperti saya ini? Saat itu saya hanya berbekal CV kegiatan lingkungan yang saya lakukan sebbelumnya. Alhamdulillah, alhasil  saya dapat menjadi salah satu Grand Finalist.  Bagi  saya, mengikuti HGA hanyalah sebagai awal-batu loncatan saya untuk menggapai  ciita-cita menjadi seorang Environmentalist. Sedikit tips untuk menjalani audisi HGA yaitu :
- Prepare  your  green CV
- Brand kamu apa? (Apa yang khas dari diri  kamu, yang tidak ada di diri orang lain. Misal saya : Ranitya-Komik Perikanan, Hobi  Melukis, Edukasi Lingkungan melalui Komik, atau misal yang khas dari diri kamu sepertii project lingkungan yang sedang kamu lakukan)
- Confident
- Talk less do more
- Believe you can
2014 bagi saya merupakan tahun yang sangat luar biasa.  Setelah menjadi Grand Finalist HGA  2013, walaupun saya tidak menyabet juara ataupun the best dari tiap kategori, saya tidak  berkecil hati. Menjadi GF HGA merupakan kesempatan yang tidak terlupakan bagi saya yang notabene hanya seorang “Bonek”. Saya tetap mengembangkan project saya tentang Komik Edukasi Lingkungan yang bernama FISH.CO (Fisheries and Aquatic Environmnet Comic) Twitter (@Fish_Co) dan Blog www.bukuhariankocil.wordpress.com. Awal 2014 yaitu bulan Januari, saya bersama tim disambut dengan menjadi 1st Runner Up Health Agent Award Nutrifood tentang Lomba Kesehatan dan saya sisipkan tentang edukasi lingkkungan di SDN Palmerah 07 Pagi (Read more www.bukuhariankocil.wordpress.com). Februari 2014, diumumkan PKM Didanai DIKTI dan saya mengikuti Konferensi Global Youth Meets di India dengan membawa Project Komik Edukasi  Lingkungan saya. Setelah sepulang dari India saya bergabung dengan beberapa komunitas lingkungan  seperti Sahabat Kepik dan Youth for Climate Change Indonesia. Pada Mei 2014 yaitu kegiatan HiLo National Green Camp, dan alhamdulillah saya mendapat kesempatan untuk mengikuti program SUSI (Study of the  U.S Institute) YSEALI (Young Southeast Asian Leaders Initiative) tentang Environmetal Issues di Hawaii, Boulder-Colorado, dan Washington D.C selama 5 minggu (11 Mei-16  Juni 2014). Kesempatan yang luar biasa karena saya dapat belajar tentang lingkungan di negara yag sangat berkembang yaitu Amerika. Saya mendapat ilmu yang sangat banyak tentang “Isu-isu Lingkungan” disana dan salah satunya yaitu “Ahupua’a” (Sistem tradisional dari  Hulu sampai Hilir). Kegiatan dan aktivitas saya selama di  Amerika dapat dibaca di blog  saya www.ranityanurlita.wordpress.com 

Hal yang paling menarik pada saat karantina HiLo Green Ambassador 2012... 
Bagi saya hal yang paling menarik saat saya karantina HGA yaitu mengunjungi kepulauan Derawan di Kalimantan Timur. Saat itu kami mengunjungi Pulau Derawan, Maratua, Sangalaki, dan Kakaban. Disana saya dapat melihat mutiara-mutiara  keindahan Indonesia yang begitu menawan dan tetap terjaga kelestariannya.


Permasalahan lingkungan yang paling perlu menjadi fokus perhatian kita saat ini... 
Permasalahan lingkungan yang perlu menjadi fokus yaitu “Lifestyle”. 

Harapan kedepannya terhadap lingkungan...
Dengan gaya hidup manusia yang semakin modern, diharapakan kebiasaaan mereka yang seenaknya tentang lingkungan dapat diubah menjadi suatu kebiasaan yang ”Green  Lifestyle”. Mudah diterapkan yaitu diawali dari diri kita sendiri.

Nah kalau ini adalah pertanyaan random aja sih, yang warna merah adalah jawabannya dia. Mari kita lihat hasilnya hahahaaa....
A. Lagu All of me adalah lagu yang paling gue suka.
B. Bola Bekel adalah mainan andalan gue jaman SD
C. Paling gak suka kalau ada yang Alay (Dikit-dikit posting nggak jelas dan nggak bermanfaat) di jejaring sosial.
D. Gue agak sedikit parno dengan kucing karena bulunya bikin geli.
E. Agak ilfill kalau lihat cowok yang metroseksual.
F. Tahun 90'an dulu gue bareng keluarga sering kumpul depan TV nonton sinetron Tersanjung yang nggak abis-abis.
G. Moody adalah sifat buruk gue yang pengen gue ubah.
H. Gue merasa cantik kalau rapi dan berharap dijalan nanti ketemu siapa saja.
I. Gak banyak yang tahu kalau gue sebenarnya nggak pendiem but rame parah (tapi butuh waktu untuk menyesuaikan).
J. Jaman SMA gue adalah anak yang suka jam kosong gak betah dikelas kalau guru nya bikin boring.


Kalian juga bisa melihat profil lengkap Lita di www.linkedin.com/in/ranityanurlita

=======================================
Facebook : Ranitya Nurlita Twitter : @ranityanurlita | IG: @ranityanurlita
Penyanyi Favorit : Sheila on 7
Film Favorit : Action and Horror
Warna Favorit : Hijau
Barang yg dikoleksi : Sepatu
Merk parfum : Victoria Secret
=======================================

Baca juga #EduGreen Interview lainnya :

Tidak ada komentar: