Minggu, 08 Juli 2012

Konsep rumah makan yang buruk

Gue baru aja pulang dari makan disebuah rumah makan yang katanya terkenal, awalnya karena emang penasaran kok bisa orang-orang rela antri dan nunggu lama demi makan disitu.

Gue dapat nomer antrian yang "diramalkan" pesanannya datang kurang lebih setengah jam. Yang jadi masalah ada lah kita sebagai konsumen harus nyari sendiri tempat duduknya, cara seperti ini emang sudah wajar di Indonesia, tapi menurut gue dengan ukuran tempat makan setenar itu dan kapasitas pengunjung yang gak pernah sepi seharusnya pihak pengelolanya "sadar diri" dengan buruknya sistem yang dia terapkan.

Bisa lu bayangin setelah lu dapat tempat duduk, perjuangan lu gak berhenti disitu, lu harus "ditemani" pengunjung lain yang berdiri menunggu lu selesai makan dengan besar harapan lu makan gak lama. Ya apalagi alasannya kalau dia "ngejaga" tuh meja biar gak "direbut" pengunjung lain.

Sangat tidak manusiawi sekali rasanya suasana seperti itu, miris sekali. Memang benar ini adalah rumah makan bukan konsep resto, cuman kembali lagi sebaiknya sistemnya dibenahi.

Tidak ada komentar: