Senin, 30 April 2012

30 April yang luar biasa

Hahahaaa....
Kedengarannya biasa saja, cuman menurut gue agak luar biasa tahun ini. Gila, gue ulang tahun kemarin tapi ucapannya masih aja ada sampai sekarang. Bingungnya adalah semuanya gue balas satu-satu, Facebook, Twitter, dan SMS. Yang jadi masalah mungkin di Twitter, timeline teman-teman gue dipenuhin sama tweet gue semua hahahaa... Gak enak juga sih sebenaranya, cuman mau diapain lagi :D

Diantara semua ucapan yang gue dapat, yang paling aneh bin ajaib adalah tweet dari si ratu Gadget Zilva -,-"

Kan yang banyak makannya sebenarnya dia. Hahahaaaa.... :p
Oh iya gue beda sehari loh ulang tahunnya sama dia, gue 29 dia 28, jadi ucapannya sama ajalah hahahaa....

Terima kasih buat semua ucapannya, gue usahin balas satu-satu biar afdol. Sukses untuk kita semua :D

Minggu, 29 April 2012

Kini 22 Tahun

Alhamdulilah ya Rabb' atas segala kenikmatan selama 22 tahun ini, semakin bertambah usia semakin sadar bahwa hidup ini ternyata tantangan. Tidak perlu memunafikkan diri bahwa saya ternyata tidak setegar yang orang kira dan saya kira. Saya manusia terlampau biasa untuk bisa menjadi dewasa untuk saat ini. 

Maafkan jika tulisan ini menjadi gambaran keluh kesah saya, sungguh Engkau maha tahu lebih dari yang hamba tahu. Hanya pembuktian kebenaran saya tidak bisa lebih berarti untuk siapapun. Berusaha memberikan yang terbaik dalam kapasitas kemampuan yang saya miliki, walaupun sayapun tak tahu saya berlebihan atau biasa saja, entah...

Maafkan juga jika saya sangat sangat buruk dalam kualitas ibadah saya. Itulah yang menjadi penyebab segalanya, saya akui. Cerita lama yang selalu terulang dan saya seperti itu.

Usia saya kini 22 tahun, masih merasakan perhatian kedua orang tua secara utuh yang tidak akan pernah saya sesali dan akan selalu saya harapkan diusia seterusnya. Berbicara tentang orang tua selalu jadi haru biru untuk saya, merasa beruntung dianugrahi Mama Papa seperti anda. Anda berdua luar biasa, hanya mungkin kurang beruntung mempunyai anak dengan kapasitas pas-pasan seperti saya. Sangat tidak singkron dengan pengabdian yang  telah kalian usahakan. Jika tiada waktu yang menyempatkan saya tampak membanggakan, ampuni saya. Saya menyayangi kalian.

Hingga akhirnya, terima kasih Rabb' untuk cinta yang tak terbatas selama ini. Kumpulan terima kasih untuk belas kasih bagi yang terkasih. Bantu saya Rabb' berbenah, mengepak urusan yang tertinggal, dan berakhir disaat yang tepat.

Kamis, 26 April 2012

Lirih

Gue ngerasa kemarin-kemarin faktor "lucky" gue banyak banget, dan sekarang banyak hal yang berjalan biasa saja. Mulai terbiasa sih, cuman ya begitulah...

Ada satu hal lagi yang agak jadi pikiran sekarang, kenapa ya gue gak pernah ngerasain orang lain benar-benar bisa "respect" untuk hal-hal yang gue lakukan. Semuanya biasa saja, tidak ada yang bisa bikin gue merasa "wow ternyata gue ada gunanya juga ya". Terkadang gue bahkan terkesan "ngemis" untuk hal yang gak ada untungnya sama sekali buat gue, ada satu kepuasan tersendiri melihat orang lain senang dengan membantu sebisa gue, tentu saja tanpa pamrih. Hanya saja sesekali gue mau ngerasain orang berbuat yang lebih "bersahabat" lagi. Saya menunggu...

Selasa, 24 April 2012

Mengetik normal

Akhirnya bisa mengetik normal lagi, maksudnya ?
Yah, gue punya 3 laptop sekarang. Kali ini adalah laptop yang baru saja dibawain Mama dari Makassar. Laptop om gue yang sudah gak kepakai lagi.
2 laptop gue lainnya adalah laptop jadul jaman SMA dan laptop pembagian kampus gue, yang satu sudah mati total dan satunya lagi LCDnya sudah rusak parah plus ditambah keyboardnya yang lambat ngerespon, makanya jarang nulis.

Gue bakal mulai aktif lagi lah nge-blog, banyak cerita yang gak sempat gue abadiin diblog belakangan ini. So, mari menulis (lagi).

Minggu, 22 April 2012

Gak suka gue

Tadi gue dapat telepon yang tidak usah gue sebutin itu siapa, dia minta tolong suatu hal, dan gue bilang gak bisa bantu sekarang soalnya lagi ikutan seleksi duta lingkungan. Dia ngomong dengan entengnya, "kamu ikutan seleksi-seleksi mulu" (dengan nada kasar dan tidak bermutu sekali bagi gue). Dan gue ngejawab "Yah terus kenapa ?", mungkin karena dia ngerasa gue nantangin ngomong gitu akhirnya dia merendahkan nada bicaranya dan mulai ngomong biasa lagi. 

Urusan gue ya kalau gue mau ikutan apa aja, selama gak ngeganggu hidup lu gak usah sok nasehatin gue dengan nada bicara seperti itu. Lu juga gak kenal-kenal amat sama gue. Gue senang di kritik, gue senang mendapat masukan, dan gue suka di ingatin kalau gue ngelakuin kesalahan. Tapi tolong anda lebih berpendidikan kalau ngomong, cara anda sangat tidak bermutu sekali.

Jumat, 20 April 2012

Kamis, 19 April 2012

Selasa, 17 April 2012

Mahalnya sebuah pendewasaan

Tekanan batin melanda lebih berat lagi dibanding hari-hari kemarin.
Beginilah proses manjadi dewasa jika diukur dari usia, jika diukur dari pribadi, tampaknya memang belum siap untuk menjadi dewasa.
Ego yang luar biasa, ketakutan yang menghantui, bayangan yang mengikuti.
Semua proses, semua tanggung jawab, dan semua butuh kehadiran diri sendiri.
Saya disini, tapi tidak betul-betul hadir seperti tampaknya.
Bebaskan, saya ingin terlepaskan...