Kamis, 05 Mei 2011

Saya dan Dunia MC (Master of Ceremony) part I

Mungkin teman-teman saya di Politeknik Telkom  Bandung sudah sangat bosan melihat wajah saya setiap ada acara yang digelar kampus, karena saya sering didapuk untuk menjadi MC/Pembawa acara. Itu sudah menjadi pemandangan yang lumrah sejak saya SMA, saya rasa teman-teman saya semasa SMA juga merasakan hal yang sama dengan teman-teman kampus saya sekarang.

Semua berawal dari acara Prom Night SMA Negeri 3 angkatan 2006 yang diadakan di Balai Prajurit M. Yusuf atau lebih dikenal dengan Gedung Manunggal Makassar, yang merupakan acara perdana yang saya bawakan karena "ditodong" oleh anak OSIS yang entah karena faktor apa padahal saya tidak pernah nge-MC sama sekali sebelumnya. Dengan wajah pucat, keringat dingin, dan gemetaran sampai pertengahan acara, yang ditonton lebih 1.000 orang yang terdiri dari seluruh angkatan 2006 dan orang tua masing-masing, seluruh guru dan kepala sekolah, serta para undangan yang hadir malam itu. Sejak saat itu saya selalu "ditodong" lagi dan lagi oleh guru saya untuk membawakan acara sekolah, mulai dari penyambutan Walikota, penyambutan Menteri Pendidikan, acara musik, mewakili sekolah buat lomba presenter dan pembawa berita TV, sampai disuruh ikutan Duta Pariwisata Kota Makassar. Dan Alhamdulilahnya kalau disuruh ikutan lomba gak pernah mengecewakan, pasti dapat juara Hahahaa...

Sebelumnya saya tidak pernah membayangkan bisa merasakan banyak pengalaman didunia MC ini, dari dulu saya mengagumi seorang Darwis Triadi dan karena itu saya mau jadi seorang fotografer. Tapi karena saya yakin semua pintu yang dibukakan, tanpa disadari amat sangat berguna kedepannya. Satu hal berharga yang saya pelajari dari semua pengalaman itu adalah bisa belajar berbicara dihadapan banyak orang secara otodidak, saya mempunyai kehidupan yang baik berkat dunia ini. 

Kalau ditanya siapa MC yang sangat kagumi, jawabannya adalah Tantowi Yahya, seorang pembawa acara kawakan Indonesia yang kini menjadi angota DPR-RI. Sejak kecil saya rasa kita sudah sangat familiar dengan pembawaan beliau  di  TV, dan dari dulu saya pengen banget bisa memandu acara dengan tutur yang baik, santai, dan berwibawa seperti beliau dan itu susah banget ternyata.

Saya punya satu angan yang agak "ekstrim" semoga bisa terealisasi walupun hanya sekali saja seumur hidup, saya pengen banget bisa merasakan membawakan suatu acara berita TV. Hahahaaa saya lumayan suka nonton berita yang bagi sebagian orang mungkin agak membosankan.

Seorang Putra Nababan salah satu ancor yang sangat menginspirasi, pembaca berita RCTI yang pernah bertandang ke gedung putih untuk mewawancarai presiden Amerika Serikat, Barack Obama. Yang membuat saya kala itu tidak henti-hentinya berkata dalam hati "Nih orang sumpah keren abis !!!". Bisa bertatap muka bahkan mewawancarai seorang Obama  pastinya dibutuhkan seorang ancor yang punya kecerdasan, intelektual, kepribadian, dan kemampuan yang sangat baik. Dan beliau memiliki semuanya.

Saya juga mengagumi ke dua news anchor ini :

Tina Talisa 
Saya menyukai pribadi dari pembaca berita  yang satu ini. Tentu saja selain berparas cantik (dimata saya), beliau terkenal cerdas dan fashionable sekali. Mantan finalis Putri Indonesia 2003 ini lahir di Bandung, 24 Desember 1979 yang merupakan jebolah Kedokteran Gigi Universitas Padjajaran Bandung. 

Tommy Tjokro 
Mantan finalis VJ Hunt MTV tahun 2003 (seangkatan dengan VJ Daniel) merupakan sosok yang mengagumkan. Salah satu generasi muda paling keren di Indonesia menurut saya. Mantan Abang None Jakarta Pusat ini lahir di Braunschwigh, Jerman 10 Juli 1977. Muda, pintar, menjadi suami dan seorang ayah, punya karir cemerlang, dan good looking. Saya rasa itu yang ingin dimiliki hampir semua pria.

3 komentar:

rizkikha mengatakan...

posting yang kerenn! mudah'han tujuannya bsa terwujud yah kk.amienn :)

duniaZACKY mengatakan...

wah terima kasih banyak ya, amiinn :D

Afrin Dwimey mengatakan...

*toss
saya juga ngefans banget sma 2 pembawa acara berita itu kakak!!