Senin, 26 Juli 2010

Gelar Kreativitas Muda Praja Angkatan XX

Malam puncak Gelar Kreativitas Muda Praja (GKMdP) angkatan XX yang digelar pada malam minggu kemarin, 24 Juli 2010 di Ruang Balairung Jenderal Rudini Kampus IPDN Jatinangor, Jawa Barat. Acara GKMdP merupakan wadah bagi para praja IPDN untuk menyalurkan bakat mereka dibidang seni dan Olahraga. Dalam malam puncaknya, kontingen dari Sulawesi Selatan mendapat kehormatan untuk menjadi pembuka acara tersebut. Kebetulan saya dan teman-teman di UKM Sulawesi Politeknik Telkom diajak oleh sahabat saya Bakhrul Afif Amsak (walah nih orang namanya paling eksis di blog saya !) untuk bisa melihat persembahan Tari pagelu Toraja dan Tari gandrang Bulo Makassar yang ditampilkan pada malam itu. Walaupun Jatinangor lumayan jauh, tapi kami bela-belain untuk bisa datang. Soalnya jarang sekali bisa menyaksikan acara seperti ini.


Inilah anggota kontingen Sulawesi Selatan yang telah bersiap-siap untuk memberikan penampilan terbaik mereka.


Acara sudah akan dimulai, sebelum tampil mereka berkumpul dahulu untuk berdoa untuk kelancaran acara ini. Saya juga turut merasakan semangat yang begitu besar dari kekompakan yang mereka perlihatkan. Kesan serius yang biasanya tampak dari seorang praja dari seragam yang mereka kenakan, kini untuk beberapa saat sirna oleh kostum daerah yang mereka kenakan. Sungguh saya sangat berbangga hati melihat mereka.


Acara-pun dimulai, tampak seorang praja yang mengenakan Jas Tutup lengkap dengan segala macam atribut kedaerahan, melangkah kedepan panggung beserta para penari dibelakangnya diiringi dengan suara alunan gendang. Sontak seisi ruangan menjadi kental nuansa Makassar, begitu pula riuh tepuk tangan dari penonton membuat saya merinding melihat tontonan didepan mata saya. Anggota kontingen yang lain-pun turut bersorak memberikan semangat kepada mereka yang berada didepan panggung. Kini, mereka berjalan menuju pintu masuk utama untuk menyambut Pembantu Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan, yaitu Bapak Drs. Rondonuwu M.Si.
Tampak praja yang mengenakan jas tadi mengeluarkan badik dari sarung yang ia kenakan dan berbicara menggunakan bahasa Makassar dengan lantang. Inilah ritual adat Makassar yang biasa dilakukan untuk menyambut tamu kehormatan dalam suatu acara kedaerahan.

Tampak Bapak Drs. Rondonuwu M.Si disambut dan dikenakan Songkok Bone oleh penari






Secara keseluruhan acara pembukaan pada malam itu sangat sukses, sangat keren sekali, lebih dari apa yang saya bayangkan sebelumnya. Selanjutnya acarapun mulai berlangsung, satu persatu juara dari berbagai lomba diumumkan. Begitu juga dengan penampilan praja yang lainnya. Ada yang mempersembahkan paduan suara, perkusi, modern dance, Band, dan beberapa penampilan daerah lainnya. Yang juga memukau bagi saya adalah penampilan perkusi dari barang bekas dan atraksi debus. Acara masih berlajut, tetapi karena waktu menunjukkan pukul 12 malam, kami pun harus pulang karena subuh nanti kami harus berkumpul dikampus untuk upgrading persiapan ospek kampus kami. Walaupun tidak menyaksikan hingga selesai, penampilan para Praja IPDN angkatan XX sungguh sangat memukau. Kreativitas mereka sudah tidak usah dipertanyakan lagi.


Terima kasih buat Afif sudah mengundang kami untuk menyaksikan acara yang sangat luar biasa ini, juga terima kasih kepada seluruh Praja kontingen Sulawesi Selatan angkatan XX yang menerima kadatangan kami dengan sangat baik, terakhir kepada seluruh Praja IPDN salut kepada kalian dengan semua bakat luar biasa yang diperlihatkan di malam puncak GKMdP. Sukses Semuanya !!!



Maharani - Indo' Logo

3 komentar:

Anonim mengatakan...

Kereeenn...

I'm proud of you bro...

Teruskan...

Anonim mengatakan...

Eh lupa belum aksih nama...that's me Sasyli...Mbak Effi..hehe..Ewako Sasyliiii

Anonim mengatakan...

mantap... haya terus IPDN