Rabu, 05 Mei 2010

Sebuah Pencerahan


Kita tak pernah menyangka apa yang akan terjadi hari ini dan hari esok, dan hari ini ada sebuah percakapan yang cukup panjang dan sangat berarti buat saya.
Perbincangan dengan Geni dan Fatma seharian ini sangat menyenangkan, tapi sebelumnya gue perkenalkan dulu siapa kedua “makhluk” ini.

Geni (GENI ISNO MURTI)
Kawan yang gue kenal berkat kepanitian New Student Orientation (NSO) 2009 atau Ospek Politeknik Telkom ini berasal dari Wonosobo, logat jawanya yang khas jadi ciri khas Geni yang Alhamdulilah baru saja terpilih menjadi Presiden Mahasiswa Politeknik Telkom Periode 2010-2011. Oh iya, selamat menjalankan amanat ya bos !. Dia juga jago nyanyi, suaranya menurut gue keren banget.

Fatma (Dwi Julya Fatmasari)
Fatma juga teman satu kepanitian di NSO 2009, tapi kenalnya sudah lama. Sejak 2008, kita sama-sama mendirikan UKM CCTP (Celebes Community of Telkom Polytechnic) atau perkumpulan mahasiswa yang berasal dari Sulawesi yang kuliah di Politeknik telkom. Cewek yang sangat Islami ini sangat berjasa buat gue, semenjak “beliau” merekomendasikan menjadi MC dalam acara NSO, gue terus-terusan ditunjuk jadi MC setiap ada acara dikampus. Kalau anda bertanya siapa mahasiswa yang banyak menorehkan prestasi dikampus gue, DWI JULYA FATMASARI-lah jawabannya !.

Ya cukuplah pengenalan singkat tentang siapa mereka berdua, intinya mereka tuh bisa dibilang “orang penting”nya kampus gue.

Awal perbincangan ini dimulai, gara-gara ada senior gue yang minta tolong dimintaain bantu proyek akhirnya. Gue direkomendasikan oleh Mbak Desy dari bagian kemahasiswaan, karena proyeknya berhubungan dengan Radio Streaming. Gue emang pernah ngajuin proposal pembentukan radio kampus sebelumnya. Nah, tapi berhubung gue juga masih bingung mau bantuin kayak gimana, akhirnya gue ma senior (yang gue gak tau namanya) menghadap ke Mbak Desy. Setelah dapat penjelasan gimana-gimananya akhirnya selesai, gue ikut bantuin senior gue itu. Nah, diruangan kemahasiswaan itu gue ketemu nih ma Fatma dan Geni. Awalnya cuman cerita-cerita biasa ama Fatma, tapi gak tau awalnya dari mana akhirnya kita jadi ngobrol-ngobrol bertiga. Ngobrolnya sempat kepotong bentar karena Shalat Dzuhur dulu. Nah obrolan serunya baru dimulai setelah shalat, didepan ruang kemahasiswaan kita ngobrol banyak banget, mulai dari pengalaman-pengalaman kepanitian NSO, perkuliahan dikampus, kisah-kisah di SMA dulu, sampai pandangan Islam. Ya emang, pastinya pengetahuan gue tentang agama jauh banget dari mereka berdua. Tapi, mereka berdua mampu “mencerahkan” muka kusam dengan formula SPF-15. Ha? Maksud loh ?
Ha...ha... *JAYUS !
Maksud gue, gue belajar banyak dari apa yang mereka share ke gue. Pengalaman-pengalaman mereka belajar, mencari, dan mencintai Islam menjadi pencerahan baru buat gue. Mereka bukan orang-orang yang kolot yang mungkin ada dibayangan, mereka mahasiswa biasa sama seperti gue. Hanya saja batasan-batasan yang mereka buat bagi diri mereka lebih kokoh dibanding gue. Merubah diri itu tak ada sisi susahnya sama sekali, itu yang gue yakini. Hanya saja terkadang diri sendiri yang menyulitkan dan berbelit-belit. Ini adalah tantangan untuk lebih teguh lagi, jujur saja gue masih sangat labil. Walaupun, niat-niat berubah itu setiap hari terngiang-ngiang. Intinya adalah PROSES.
Semoga makna dari obrolan tadi, bisa menjadi suatu tolak ukur gue kedepannya. Kalau memang sudah niat, jalani sepenuh hati. Mereka berdua sudah menjadi contoh yang luar biasa.

3 komentar:

ferdiwira mengatakan...

Alhamdulillah.....

Subhanallah....semoga ini menjadi awal yang baik zak....

tetep istiqomah kawan....:)
coba buka ini:
http://islam-my-way.blogspot.com/2010/04/cahaya-ilahi.html

dwijulya mengatakan...

saya juga dapat banyak pencerahan dari pembicaraan itu..
*kenapa kaya bagus sekali ka di penjelasanmu?hehe..*
thank you, btw..you're SO GREAT too, syas.. :)

geniliveforever mengatakan...

ak gag tau zack.Di blogmu
driku terasa lebih istimewa.
Hahaha
islam memiliki paket lengkap

kyakinan,pemikiran ,sistem ampe ke wc aj ada aturan yg emang Allah yg atur!!!
Ini bukti bhwa ktika kta
pham dan menerapkan ini maka kita sudah di jalan yg
benar untuk menuju ke tujuan yg benar pula.

Trzlah mencari wahai sahabat!